Namun jika takdir sudah mengantarkannya,semua konsekuensi harus dia hadapi dengan hati.Karena baginya,ada pengabdian dalam sebuah jabatan suami.
Turun Gunung Ikut Ke Rumah Warga
Perempuan yang tinggal di Desa Tanggul Kulon,Kecamatan Tanggul,itu secara otomatis menjadi ketua PKK didesanya.Dia pun dituntut menjadi figur pemimpin bagi pengurus dan anggota PKK lainnya di desanya."Belajarnya pun harus alamiah,"tuturnya.
Dia mengakui,masih ada jalan panjang yang harus dilaluinya untuk men-Support pengabdian sang suami menjadi Pemimpin desa.Terlebih,baru dua bulanan dan menjadi Bu Kades.Padahal,ada 6 tahun masa kepemimpinan kades dalam satu periode.
Ibu satu orang anak ini sejak awal sudah mengikhlaskan,suaminya menjadi sosok yang harus menddikasikan pikiran dan tenaganya secara utuh untuk masyarakat Jember.Sebab yang diyakini,amanah yang diemban sang suami adalah jalan menuju surga untuk keluarganya.Perempuan berumur 29 tahun itu akan terus mengawal suami,supaya mampu mensejahterakan rakyatnya,seperti saat masa kampanye saat pilkades berlangsung.Karena bagi saya,amanah suami juga tanggung jawab bersama keluarga,"ujarnya.
Alumnus SMAN 2 Tanggul itu juga tidak jarang.Harus turun gunung mendampingi suaminya turba ke rumah rakyatnya.Dia pun selalu mengijinkan suaminya,meski harus pulang malam untuk kepentingan bersama para rakyatnya."Kesuksesan suami karena dukungan keluarga.hal itu yang kami yakini,"pungkasnya.(rul/hdi)
Sumber:Jawa Pos Radar Jember 9 Februari 2017
Ditulis Kembali:AF

Tidak ada komentar:
Posting Komentar