Senin, 06 Maret 2017

Tekuni Fotografi


KHOLIDA Nur Adilah mulai merasakan hasil dari jerih payahnya belajar fotografi. Selain menjadi pemateri dalam pelatihan fotografi, juga sering diminta mendokumentasikan acara hingga keluar kota. Dari sana, dia belajar mandiri.


Perempuan kelahiran Jember, 26 Juni 1993 tersebut mengaku ketika dibelikan kamera DSLR, semakin tertarik menekuni fotografi. Saat itu, tak banyak yang memiliki kamera karena harganya cukup mahal. "Awalnya cuma coba-coba motret, tapi lama-lama semakin senang," katanya pada Jawa Pos Radar Jember.

Dari situ, alumni SMAN 1 Jember tersebut mulai belajar fotografi secara otodidak. Ketika menempuh pendidikan di Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Insititut Pertanian Bogor, bergabung dengan organisasi photo cinematography.  "Dari sana banyak belajar tentang fotografi," jelasnya.

Pengembangan bakat itu dilakukan dengan mengikuti pelatihan fotografi. Bahkan, ketika sudah dua tahun berproses, sering dipercaya menjadi narasumber pelatihan fotografi di kampus dan luar daerah. Sehingga dirinya bisa mendapatkan penghasilan meskipun tidak terlalu besar.

Bahkan, dia juga pernah dikirim ke pulau Serasan, Natuna untuk memotret. Bersama temannya, dia mencari pengalaman tentang memotret alam. Tak mudah untuk mencapai pulau tersebut, karena akses kapal hanya ada dua minggu sekali.

Sekarang, Kholida dipercaya sebagai humas di Universitas Jember. Meskipun masih baru, namun dirinya termotivasi untuk terus belajar, terutama di bidang  jurnalistik dan public relation. "Di kampus sering diminta nulis berita Unej sendiri," ujarnya.

Disamping itu, perempuan yang akrab disapa Kholida tersebut juga menyukai fashion. Sehingga, dirinya mulaimerintis usaha ddengan label sendiri. Harapannya, bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada olang lain. (gus/c1/hdi)




Sumber        :Jawa Pos Radar Jember, 18 Februari 2017
disalin oleh    :(er)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar